Vance pun menyerang mantan Ketua SEC Gary Gensler yang ia nilai telah mengekang inovasi dengan dalih perlindungan konsumen.
“Dengan kedok ‘perlindungan konsumen,’ [mantan Ketua SEC] Gary Gensler menyerang setiap upaya untuk mendemokratisasi keuangan,” ujar Vance. “Itu berakhir sekarang.”
Ia memastikan bahwa pemecatan Gensler adalah bagian dari langkah strategis untuk melindungi sektor inovatif dari apa yang disebutnya sebagai “perang birokrasi.”
Lebih jauh, Vance menyebut bahwa aset digital juga berperan penting dalam menjaga kebebasan sipil dari dominasi elit dan potensi penyensoran finansial.
Ia mencontohkan protes sopir truk di Kanada tahun 2022 serta kasus “debanking” di AS sebagai bukti nyata akan pentingnya kripto sebagai instrumen perlindungan masyarakat.
“Pada intinya, kripto adalah lindung nilai—terhadap kebijakan yang buruk, inflasi, dan diskriminasi,” tegasnya.
Menutup pidatonya, Vance menyerukan agar komunitas kripto lebih aktif dalam dunia politik, karena menurutnya industri ini adalah “aset nasional” yang berharga.
Ia juga memberikan penghargaan atas kerja lembaga seperti Bitcoin Reserve dan Bitcoin Policy Institute.
“Kalau kalian tidak terlibat dalam politik, maka politik akan mengabaikan kalian,” ujarnya mengingatkan.
“Jangan sampai kita terbangun 10 tahun dari sekarang di negara yang lebih miskin dan lebih lemah hanya karena keputusan buruk yang kita buat hari ini.”(*)
Discussion about this post