Mengingat halving Bitcoin pada tahun 2024, ada potensi besar bahwa tren bullish akan berlanjut di tahun mendatang.
3. Indikator Teknikal yang Mendukung Tren Bullish
Kapitalisasi pasar kripto telah melampaui rata-rata pergerakan eksponensial 50 minggu (EMA), mencapai lebih dari US$1,1 triliun pada 23 Oktober 2023. Selanjutnya, nilai kapitalisasi pasar tetap berada di atas EMA50, menunjukkan tren bullish yang berkelanjutan.
Persilangan bullish antara EMA50 dan EMA100 minggu juga telah terjadi, menambah kuatnya indikasi tren bullish. Indeks kekuatan relatif (RSI) yang masuk ke wilayah jenuh beli di angka 80 semakin memperkuat dominasi bull di pasar.
Keberlanjutan tren bullish di tahun 2024 bisa diantisipasi jika kapitalisasi pasar dapat membangun dukungan di atas level US$1,75 triliun dengan volume positif.
Faktor Pendukung Tambahan
Selain ketiga indikator tersebut, ada dua faktor lain yang dapat memperkuat prediksi bull run di tahun 2024.
a. Potensi Persetujuan ETF Bitcoin Spot
Menurut analisis James Seyffart dari ETF Bloomberg, peluang persetujuan ETF Bitcoin spot pada 10 Januari 2023, dengan batas waktu SEC adalah 90%. Jika disetujui, ETF dapat menarik investor institusional ke pasar kripto, memberikan dampak positif tidak hanya pada Bitcoin tetapi juga pada harga kripto lainnya.
b. Historis Halving Bitcoin
Tren harga Bitcoin sering mencerminkan pola siklus, terutama terkait dengan peristiwa halving. Analis telah mengidentifikasi korelasi antara harga saat ini dan pola historis, menunjukkan kemungkinan siklus bullish yang mirip dengan tahun 2013, 2017, dan 2021. Dengan halving berikutnya dijadwalkan pada April 2024, ada potensi besar bahwa bull run akan dimulai beberapa bulan sebelumnya dan berlanjut hingga mencapai rekor harga baru.(*)












































Discussion about this post