Peluang Kerja Sama Internasional dan Kontribusi Batubara
Indonesia, sebagai salah satu produsen batubara terbesar di dunia, memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara.
Pada tahun 2023, produksi batubara mencapai 775,2 juta ton dengan ekspor 518,05 juta ton. Tahun ini, produksi diproyeksikan mencapai 900 juta ton.
Bahlil juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menjajaki kerja sama dengan Tiongkok untuk mengembangkan teknologi hilirisasi batubara, seperti coal briquetting, cokes making, dan coal liquefaction, guna meningkatkan nilai tambah dan efisiensi produksi.
“Dalam jangka panjang, kita tidak hanya mengekspor bahan baku mentah, tetapi fokus pada peningkatan nilai tambah melalui berbagai teknologi dan kerja sama internasional, termasuk dengan Tiongkok,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Indonesia optimis bahwa batubara akan tetap menjadi komoditas strategis, sekaligus mendukung target transisi energi bersih yang berkelanjutan. (*)
Discussion about this post