Keterangan pers ini dilakukan Sesmen Setneg bersama Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin.
Sesmen Setneg mengungkapkan, rapat ini membahas sejumlah hal yang menjadi perhatian untuk kesiapan penyelenggaraan HUT ke-79 RI tersebut, dan persiapan tersebut harus dibahas sesegera mungkin.
“Kita punya waktu delapan bulan, dan biasanya memang di Jakarta pun di Istana Negara Jakarta pun kita laksanakan persiapan jauh-jauh hari, nah untuk IKN kita mulai dari Januari ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama di dalam pertemuan tersebut, Kasetpres Heru menyampaikan bahwa dirinya meminta setiap bidang dalam pelaksanaan HUT RI agar dapat segera melakukan pembahasan persiapan masing-masing bidang sesuai dengan kondisi IKN.
“Saya minta perbidang, ada bidang komunikasi, bidang upacara, bidang sarana prasarana, infrastruktur untuk segera mereka bidang-bidang itu merapatkan—membahas sesuai dengan bidangnya, dan tentunya membahas terkini yang disesuaikan dengan kondisi IKN pada saat nanti bulan Agustus,” imbuhnya.
Selain itu, Kasetpres juga meminta kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk segera menyiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) lebih cepat dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Lebih lanjut, Kasetpres pun meminta agar proses latihan pasukan tersebut agar dapat dimulai dengan segera.
“Paskibra yang biasanya itu baru terbentuk itu sekitar bulan Mei, saya minta lebih cepat lagi, termasuk pasukan inti sudah mulai dibentuk dari TNI kalau bisa mulai Maret sudah ada, sehingga latihannya sudah sedini mungkin. Yang pertama mungkin latihannya ada di Jakarta dibuat simulasi mirip seperti di IKN, dan lanjut nanti persiapan-persiapannya di bulan Juni, Juli, dan Agustus,” imbuhnya.















































Discussion about this post