Penguatan armada dan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan petugas memiliki dukungan yang memadai dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.
Prabowo juga meyakini Indonesia memiliki kemampuan untuk kembali mengendalikan situasi karhutla karena pengalaman menghadapi kebakaran yang lebih berat pada tahun-tahun sebelumnya.
Keyakinan itu membuat Kepala Negara optimistis upaya yang kini dilakukan pemerintah dapat segera membuahkan hasil.
“Jadi saya berharap kita segera bisa kendalikan. Dan kalau kita lihat sejarah tahun-tahun, berapa tahun-tahun yang dulu sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera kita atasi,” tegas Kepala Negara.
Di sisi lain, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap kemungkinan adanya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja, termasuk apabila terdapat keterlibatan korporasi.
Kepala Negara menegaskan pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.
“Harus kita tindak ya, akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan,” tegas Presiden.
Dengan demikian, pemerintah menjalankan dua pendekatan secara bersamaan dalam menghadapi ancaman karhutla, yakni memperkuat upaya pengendalian dan pemadaman di lapangan sekaligus menegakkan hukum terhadap pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran.
Pemerintah pun terus berupaya memastikan setiap kebutuhan operasi penanganan dapat dipenuhi agar kebakaran tidak meluas dan situasi karhutla di Kalimantan dapat segera dikendalikan.(*)
















































Discussion about this post