Dalam kapasitas tersebut, Thaksin menyampaikan berbagai pandangan strategis kepada Presiden Prabowo dan jajaran pimpinan Danantara mengenai penguatan investasi serta pengelolaan aset nasional.
“Thaksin Shinawatra yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Penasihat Danantara memberikan sejumlah masukan serta bertukar pikiran dengan Presiden Prabowo dan jajaran pimpinan Danantara mengenai berbagai peluang penguatan investasi, strategi pengelolaan aset, serta pengembangan ekonomi nasional yang berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang,” kata Seskab Teddy.
Teddy menambahkan, pemerintah terus membangun komunikasi yang intensif dengan para pemimpin dan tokoh berpengaruh dari berbagai negara sebagai bagian dari strategi memperluas kemitraan internasional Indonesia.
Melalui hubungan yang erat tersebut, pemerintah berharap pertukaran pengalaman, pemikiran, dan gagasan dapat menghasilkan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai sektor.
“Melalui komunikasi yang erat dengan para pemimpin dan tokoh dunia, Pemerintah Indonesia terus memperkuat jejaring persahabatan sekaligus membuka ruang bagi pertukaran gagasan dan pengalaman sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama internasional serta memperkokoh posisi Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang,” tutur Seskab Teddy.
Pertemuan itu juga dihadiri jajaran pimpinan Danantara, yaitu Group CEO Rosan Roeslani, Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria, serta Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir.
Kehadiran para pimpinan Danantara menunjukkan bahwa dialog tersebut tidak hanya mempererat hubungan personal antarpemimpin, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sinergi dalam mendorong investasi, pengelolaan aset negara, dan pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global.(*)















































Discussion about this post