Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Leaders’ Retreat tahun ini merupakan pertemuan tahunan kedua sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Presiden juga mengenang bahwa Lawrence Wong merupakan pemimpin negara sahabat pertama yang melakukan kunjungan ke Indonesia setelah dirinya resmi memimpin pemerintahan.
“Ini merupakan Leaders’ Retreat kedua bagi kita. Saya juga teringat bahwa Perdana Menteri Lawrence Wong adalah pemimpin negara atau pejabat tinggi asing pertama yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia setelah saya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Salah satu capaian utama dalam pertemuan tersebut adalah lahirnya 26 kesepakatan strategis yang disepakati kedua negara.
Berbagai kesepakatan tersebut mencerminkan semakin kuatnya hubungan Indonesia dan Singapura dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperluas peluang kerja sama yang saling menguntungkan.
Kesepakatan yang dicapai mencakup beragam sektor penting, antara lain ekonomi, investasi, pertahanan, energi, perlindungan lingkungan hidup, transformasi digital, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Melalui berbagai kerja sama tersebut, Indonesia dan Singapura berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing, memperkuat stabilitas kawasan, serta mendorong inovasi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Leaders’ Retreat tahun 2026 juga menjadi bukti kuat bahwa hubungan bilateral kedua negara terus berkembang secara dinamis melalui dialog rutin di tingkat pemimpin.

















































Discussion about this post