“Dalam perang kemerdekaan kita, kepolisian ikut aktif, ikut dalam pertempuran. Karena itu, Kepolisian Republik Indonesia memiliki sifat selalu di tengah-tengah rakyat, dan harus selalu membela rakyat, merasakan penderitaan rakyat,” kata Presiden.
Selain menjalankan fungsi keamanan, Presiden turut mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Keterlibatan Polri dinilai nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, membantu penanggulangan bencana, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, hingga mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Polri hadir di desa-desa, polri hadir di perbatasan. Saya melihat sendiri bagaimana program ketahanan pangan Polri sangat membantu ketahanan pangan nasional, khususnya di bidang produksi jagung. Saya melihat sendiri, Polri membangun gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan,” pungkas Presiden.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri sebagai institusi yang semakin profesional, modern, adaptif, dan dicintai masyarakat.
Momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara Polri, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional serta mengawal terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan berdaya saing di tengah dinamika global.(*)

















































Discussion about this post