Ketua Umum KTNA itu juga menilai kehadiran Presiden di tengah ribuan peserta PENAS memberikan motivasi besar bagi para pelaku sektor pangan nasional untuk terus berkembang dan berinovasi.
“Kehadiran Bapak Presiden menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi kami untuk berkarya, berinovasi, berkontribusi dalam pembangunan pertanian,” tuturnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada seluruh petani serta nelayan Indonesia yang selama ini berperan penting menjaga ketersediaan pangan nasional.
Presiden menegaskan bahwa berbagai capaian Indonesia dalam sektor pangan tidak dapat dipisahkan dari dedikasi dan kerja keras jutaan petani dan nelayan yang bekerja di seluruh penjuru Tanah Air.
Menurut Kepala Negara, mereka merupakan fondasi utama yang menopang ketahanan pangan sekaligus kekuatan ekonomi nasional.
“Terima kasih seluruh masyarakat tani dan nelayan Indonesia, terima kasih kerja keras saudara-saudara. Perjalanan masih jauh, saudara-saudara telah membuktikan saudara terus semangat, sebagai produsen pangan, saudara-saudara sesungguhnya adalah tulang punggung Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Penganugerahan Lencana Emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama menjadi simbol penghormatan atas komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan nelayan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan.(*)




















































Discussion about this post