“Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara,” katanya.
Menurut Sekretaris Kabinet, silaturahmi Idulfitri tersebut tidak hanya bermakna sebagai tradisi keagamaan.
Ia menegaskan bahwa komunikasi tersebut juga memiliki nilai strategis dalam hubungan internasional Indonesia dengan negara-negara Muslim.
“Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” tulis Seskab Teddy.
Momentum Idulfitri ini sekaligus menegaskan peran Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia yang aktif membangun jembatan persatuan global.
Idulfitri dalam konteks ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang diplomasi dan penguatan ukhuwah internasional.
Melalui langkah tersebut, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus membawa pesan perdamaian, kerja sama, dan persatuan bagi dunia Islam dan masyarakat internasional secara lebih luas.(*)


















































Discussion about this post