Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku bangga atas langkah progresif yang diambil Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Ia menilai keterlibatan Polri dalam isu pemenuhan gizi menunjukkan sensitivitas terhadap persoalan fundamental yang menentukan masa depan bangsa.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati, karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak merupakan tugas pokoknya. Tetapi pimpinan kepolisian negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.
Sebagai simbol dimulainya operasional dan pembangunan fasilitas baru, Presiden menekan kubus LED dan menandatangani prasasti peresmian.
Langkah tersebut menandai pengoperasian dan pembangunan total 1.179 SPPG Polri serta 18 Gudang Ketahanan Pangan di seluruh Indonesia.
Program tersebut mencakup 411 SPPG yang telah beroperasi, peluncuran 162 unit tambahan, pembangunan 499 fasilitas baru, serta groundbreaking 107 SPPG Polri.
Momentum ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi secara sistematis dan terintegrasi.
Kolaborasi antara pemerintah dan Polri diharapkan mampu menciptakan efek berkelanjutan terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.



















































Discussion about this post