“Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal, nanti ada gedung yang akan diperuntukkan untuk lembaga-lembaga umat Islam,” imbuhnya.
Presiden menilai keberadaan gedung tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas organisasi, tetapi juga menjadi penguat koordinasi pengelolaan program umat.
Gedung tersebut juga direncanakan mendukung operasional lembaga pengelola dana umat yang akan dibangun secara terintegrasi.
Presiden mengungkapkan potensi dana umat memiliki nilai yang sangat besar apabila dikelola secara profesional dan transparan.
“Saya diberi laporan oleh Menteri Agama kalau dana umat semua dikelola dengan baik itu bisa jumlahnya itu minimal 500 triliun satu tahun. Ulama-umara bersatu, kita akan melihat kebangkitan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Presiden menegaskan pengelolaan dana umat yang optimal dapat menjadi kekuatan ekonomi baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Presiden juga mengajak seluruh elemen umat Islam memperkuat kebersamaan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Presiden menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan musyawarah.
“Mari kita terus bersatu, mari kita bertekad, kita berdoa selalu bangsa kita berada dalam lindungan Allah SWT. Bangsa Indonesia dijauhkan dari perpecahan dan bencana, kita selesaikan semua perbedaan dengan baik, dengan musyawarah mufakat,” pungkasnya.(*)
















































Discussion about this post