“Dari awal, Bung Karno mengatakan, kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri! Dan Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman mengajarkan kepada kita, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri!” ungkapnya.
Presiden menilai bahwa dinamika hubungan internasional saat ini lebih banyak ditentukan oleh kekuatan nyata dibandingkan prinsip idealisme.
“Ia selalu mengingatkan, mengajarkan, yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki, yang lemah akan menderita,” kata Presiden.
Sebagai kepala negara dan pemegang mandat rakyat, Presiden menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan bangsa.
Ia menekankan bahwa kebijakan negara harus disusun secara rasional, tenang, dan strategis.
“Kita tidak bisa emosional, kita tidak bisa terlalu idealis karena yang berlaku adalah dunia nyata. Karena kita tidak mau perang, kita harus siap untuk perang,” pungkas Presiden.(*)




















































Discussion about this post