Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika selaku Dankodiklat TNI.
Setyo Wahono selaku Bupati Bojonegoro.
Aep Syaepuloh selaku Bupati Karawang.
AKBP Toni Kasmiri selaku Kapolres Lampung Selatan.
AKBP Yugi Bayu Hendarto selaku Kapolres Garut.
Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra selaku Wakil Asisten Teritorial Kodam XVIII/Kasuari.
Letkol Czi. Dili Eko Setyawan selaku Dandim Merauke.
Don Muzakir selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia.
Mugi Raharjo selaku Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro.
Aseng selaku petani dari Poktan Ciraden, Kabupaten Cianjur.
Nurul Hadi selaku petani dari Poktan Sri Ki Lamaran, Kabupaten Indramayu.
Pemberian tanda kehormatan ini mencerminkan komitmen negara dalam memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang berperan aktif dalam membangun kemandirian pangan.
Penghargaan tidak hanya ditujukan kepada pengambil kebijakan, tetapi juga kepada petani, penyuluh, aparat, dan tokoh masyarakat yang bekerja langsung di lapangan.
Melalui momentum ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kolaborasi seluruh komponen bangsa.
Fondasi ini sekaligus memperkuat ketahanan nasional, menjaga kedaulatan negara, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.














































Discussion about this post