Presiden menilai capaian penyelamatan keuangan negara yang telah dicapai saat ini masih jauh dari potensi kerugian yang sesungguhnya dialami negara.
Ia menyebut bahwa jika seluruh penyimpangan ditelusuri secara menyeluruh, nilai kerugian negara berpotensi jauh lebih besar.
“Yang saya katakan baru ujungnya. Sesungguhnya kalau kita pelajari kerugian kita sangat-sangat besar. Kalau tidak salah, kalau kita teliti dengan baik, mungkin dendanya ratusan triliun harus dibayar,” kata Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus membiarkan kebocoran kekayaan nasional.
Pemerintah, menurut Presiden, akan terus melanjutkan langkah-langkah tegas demi memastikan kekayaan negara sepenuhnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat.
“Kita kerja terus, kita kerja terus untuk rakyat, dan rakyat merasa dan melihat apa yang kita kerjakan. Kita akan selamatkan kekayaan negara dengan tidak ada keragu-raguan,” tandasnya.(*)














































Discussion about this post