“Terima kasih Satgas PKH, terima kasih keberanian Saudara. Saudara, menurut saya adalah pendekar-pendekar sejati. Kalian adalah patriot-patriot sejati. Kinerja kita, persatuan kita, teamwork kita, semua, kejaksaan, polisi, tentara, kementerian-kementerian yang bekerja,” ucap Presiden.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan menguasai kembali lebih dari empat juta hektare hutan serta menyelamatkan dana negara triliunan rupiah bukanlah hasil dari pekerjaan yang mudah.
“Upaya-upaya perlawanan yang kita mengerti dan kita paham, rakyat yang dihasut, preman-preman yang dibayar untuk menantang dan melawan petugas, ini di tempat yang jauh tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh influencer-influencer, vlogger-vlogger dan sebagainya,” ungkap Presiden.
Menurut Presiden, perjuangan tersebut dilandasi oleh kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kecintaan mendalam kepada rakyat dan tanah air.
“Saudara-saudara bekerja terus, tanpa ragu-ragu, karena kesetiaan saudara-saudara kepada negara kesatuan Republik Indonesia, karena cinta saudara kepada bangsa dan tanah air kita,” ujarnya.
Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa menegakkan kebenaran selalu berarti berhadapan langsung dengan tantangan dan perlawanan.
“Pasti ada yang pihak menegakkan kebenaran dan pihak yang berada di jalan yang jahat. Mereka yang zolim, mereka yang batil, mereka yang lurus. Kurawa Pandawa, silakan. Evil and the good against evil,” tutur Kepala Negara.
Meski demikian, Presiden menegaskan pemerintah tidak akan gentar menghadapi tekanan, fitnah, maupun upaya pelemahan dari pihak manapun.














































Discussion about this post