“Kami betul-betul berterima kasih pak, Bapak sudah membuat BPHTB gratis, PBG gratis buat MBR, artinya kebijakan pro rakyat kepada pro rakyat kecil. PBG artinya persetujuan bangunan gedung pak, dulu IMB, dulu bayar sekarang gratis. BPHTB, Bea Perolehan (Hak atas) Tanah Bangunan dulu bayar, sekarang gratis. PPN DTB (Pajak Pertambahan Nilai yang Ditanggung Pemerintah) gratis pak, di bawah 2 miliar, ini kebijakan yang benar-benar pro rakyat,” ujar Maruarar.
Dalam sambutan yang sama, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat merupakan tujuan utama pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk mensyukuri perjalanan Indonesia yang telah mampu bertahan dan bersatu selama 80 tahun kemerdekaan.
Kepala Negara mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang yang penuh tantangan dan konflik dengan berbagai kekuatan.
“Begitu kita proklamasikan kemerdekaan, kita hadapi perang, perang yang di kita, perang kemerdekaan di kita itu khas karena yang berperang itu tidak dua pihak. Waktu kita menyatakan proklamasi ada pihak Jepang masih di sini, kemudian Inggris datang, habis itu Belanda kembali, ada juga yang berideologi komunis bikin laskar, ada yang berideologi negara agama bikin Laskar, baru Republik Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Menurut Presiden, keberhasilan Indonesia tetap utuh tidak terlepas dari kepemimpinan para pendiri bangsa yang mampu menyatukan berbagai kelompok dengan latar belakang ideologi yang berbeda.














































Discussion about this post