Setelah pengucapan sumpah dan janji, para Anggota Komisi Yudisial menandatangani berita acara sebagai penanda resmi dimulainya masa jabatan mereka.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang dilanjutkan oleh para tamu undangan.
Sejumlah pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut hadir dalam acara tersebut.
Usai pelantikan, Komisi Yudisial secara terbuka menegaskan komitmennya untuk memperkuat integritas, kemandirian, serta mutu lembaga peradilan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota KY Abdul Chair Ramadhan kepada awak media setelah mengikuti pengucapan sumpah di Istana Negara.
“Kami tujuh anggota KY yang telah dilantik dan diambil sumpahnya akan bekerja maksimal sesuai dengan janji dan sumpah sebagaimana diucapkan,” ujar Abdul Chair Ramadhan kepada wartawan, usai pelantikan.
Ia menekankan bahwa penguatan lembaga peradilan hanya dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, baik di internal Komisi Yudisial maupun dengan para pemangku kepentingan eksternal.
“Sinergi kolaborasi baik internal maupun eksternal dengan stakeholder terkait akan kita maksimalkan menuju perubahan, kemandirian, lembaga peradilan yang lebih baik dan lebih bermutu. Itu yang paling penting dan menjadi target utama kami,” jelasnya.
Menurut Abdul Chair Ramadhan, sejak tahap seleksi hingga resmi dilantik, seluruh Anggota Komisi Yudisial telah memiliki kesepahaman untuk bekerja berdasarkan kewenangan konstitusional dan aturan perundang-undangan yang berlaku.














































Discussion about this post