Ia menambahkan bahwa gagasan tersebut dibahas langsung Presiden Prabowo saat bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
“Dan ini atas inisiatif langsung Bapak Presiden Prabowo pada saat bertemu dengan Crown Prince Muhammad Bin Salman,” tutur Rosan.
Selain proyek yang telah berjalan, pemerintah Indonesia juga tengah mengikuti proses bidding lahan tambahan di kawasan Western Hindawiyah yang jaraknya hampir sama, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
“Yang kedua adalah yang proses bidding. Yang nomor enam namanya di Western Hindawiyyah. Itu jaraknya hampir sama 2,5 km dari Masjidil Haram,” ujar Rosan dalam keterangan persnya kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Rosan mengungkapkan bahwa proses bidding tersebut kini telah memasuki tahap akhir.
Dari sekitar 90 bidang lahan yang ditawarkan, Indonesia berhasil masuk dalam dua besar kandidat terkuat.
Ia menjelaskan bahwa mekanisme bidding di Arab Saudi tidak berbasis perang harga, melainkan pada kualitas rencana pembangunan, desain, serta kepatuhan terhadap regulasi.
Hasil akhir proses bidding tersebut diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.
“Rencananya mungkin akhir bulan ini atau Januari,” ungkap Rosan.
Seluruh perkembangan proses akuisisi lahan dan pembangunan Kampung Haji Indonesia, lanjut Rosan, telah dilaporkan secara menyeluruh kepada Presiden Prabowo.
Jika Indonesia berhasil memperoleh lahan tambahan tersebut, pemerintah optimistis seluruh jemaah haji Indonesia dapat terlayani secara lebih optimal.
















































Discussion about this post