Presiden Prabowo juga menyampaikan doa agar para korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Selain menyapa warga, Kepala Negara berdialog dengan para tenaga kesehatan yang bertugas untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Usai dari posko kesehatan, Presiden bergerak menuju kawasan permukiman warga di bawah jembatan yang terdampak langsung oleh bencana.
Dari lokasi tersebut, Presiden melihat rumah-rumah warga yang rusak dengan lapisan lumpur tebal masih menempel di dinding dan lantai.
Sisa bencana berupa potongan kayu, puing bangunan, serta barang-barang rumah tangga tampak berserakan akibat terseret arus banjir.
Di tenda pengungsian, Presiden kembali disambut hangat oleh anak-anak yang mendekat untuk berjabat tangan.
Presiden membalas sambutan tersebut dengan memeluk, menggendong, dan mencium kening anak-anak pengungsi.
Warga pun menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung sebelum Presiden meninggalkan area tenda pengungsian.
Kondisi lingkungan kota di sekitar wilayah terdampak turut menjadi perhatian khusus Presiden selama kunjungan berlangsung.
Tanah liat yang mengering membuat sebagian besar jalan berubah menjadi berdebu.
Lapisan debu tebal juga masih terlihat menempel di dinding rumah serta kendaraan milik warga.
Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo didampingi para menteri Kabinet Merah Putih.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir mendampingi Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga ikut dalam rombongan kunjungan kerja tersebut.












































Discussion about this post