“Sekarang masalah BBM, tapi kita kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga, kemudian Hercules terus kita kerahkan,” ucapnya.
Presiden mengakui medan sulit dan kerusakan infrastruktur menjadi kendala utama di lapangan.
Meski begitu, langkah percepatan terus dilakukan untuk membuka akses ke seluruh wilayah.
“Saya terima kasih semua pihak, terutama semua instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan, memang kondisi alam sangat menantang, sangat menimbulkan kesulitan. Banyak jalur masih terputus, tapi kita segera melakukan segala upaya untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami,” tutur Presiden.
Kolaborasi lintas lembaga dipastikan terus diperkuat.
“Saya terima kasih sama semua instansi, TNI, Polri, PU, Badan, Pemda juga bekerja dengan baik. Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas,” jelasnya.
“Semuanya kompak kita atasi. Negara kita kuat sekarang, mampu untuk mengatasi,” tegas Presiden.
Presiden juga menekankan urgensi peningkatan kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim.
“Perubahan iklim kita harus hadapi dengan baik, pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan antisipasi kondisi di masa depan. Di daerah-daerah semuanya harus siap kondisinya,” tandasnya.(*)












































Discussion about this post