Prabowo meminta seluruh jajaran pemerintah untuk terus menjaga kecepatan dan ketepatan dalam menolong warga.
Ia mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas tertinggi yang tidak dapat ditunda.
Negara, sambungnya, memastikan kehadiran nyata dalam upaya penyelamatan nyawa dan percepatan pemulihan.
Presiden juga menyoroti pentingnya kesadaran nasional terhadap perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa ancaman bencana menuntut kesiapsiagaan jangka panjang seluruh pihak termasuk dunia pendidikan.
“Ini juga mengingatkan kita bahwa dunia penuh dengan tantangan. Perubahan iklim, pemanasan global, kerusakan lingkungan, ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi. Ini juga saya kira mungkin para guru-guru di seluruh Indonesia yang sudah bisa mulai. Saya yakin sudah mulai, tapi mungkin perlu kita tambah dalam silabus, dalam mata pelajaran, juga kesadaran akan sangat pentingnya kita menjaga lingkungan alam kita, menjaga hutan-hutan kita,” ujar Presiden Prabowo.
Prabowo mengajak setiap keluarga untuk turut bergerak melestarikan lingkungan dari rumah masing-masing.
Tanggung jawab menjaga alam, menurutnya, adalah fondasi utama pencegahan bencana jangka panjang.
“Benar-benar mencegah pembabatan pohon-pohon, perusakan hutan-hutan. Benar-benar juga sungai-sungai harus kita jaga agar bersih sehingga dapat menyalurkan air yang bisa tiba-tiba datang. Saudara-saudara ini nanti usaha bersama kita, tiap rumah ikut berperan,” pungkas Kepala Negara.(*)
















































Discussion about this post