ISTANAGARUDA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara bergerak cepat dan sepenuhnya hadir untuk masyarakat yang tertimpa bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Presiden menyampaikan hal tersebut di hadapan ribuan guru pada Puncak Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jakarta.
Prabowo turut mengungkapkan rasa duka mendalam bagi para korban yang tengah berjuang dalam situasi berat pascabencana.
Ia memastikan pemerintah langsung mengirimkan bantuan sejak awal kejadian melalui berbagai jalur yang tersedia.
“Pada saat sekarang kita merasakan bahwa ada saudara-saudara kita yang mengalami duka, musibah, akibat bencana alam yang terjadi di beberapa tempat di Nusantara kita ini, yang terakhir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Tentunya kita berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diringankan duka dan penderitaan mereka,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa tantangan besar masih ditemui di sejumlah area terdampak karena akses darat terputus dan cuaca ekstrem.
Ia memastikan operasi kemanusiaan tetap berlanjut tanpa jeda untuk menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
“Pemerintah bergerak cepat, kita dari hari-hari pertama sudah bereaksi, sudah mengirim bantuan dan reaksi melalui jalur darat dan udara. Tetapi memang kondisinya sangat berat, banyak yang terputus, cuaca juga masih tidak memungkinkan. Kadang-kadang juga helikopter dan pesawat kita sulit untuk mendarat. Tadi pagi kita telah berangkatkan 3 pesawat Hercules C-130 dan 1 pesawat A-400. Untuk kesekian kalinya kita kirim bantuan dan terus-menerus kebutuhan mereka di lapangan kita dukung,” imbuh Kepala Negara.
















































Discussion about this post