Dan orang terdekat itu, biasanya adalah wakil presiden. Praktis, ketika wakil presiden menang di Pilpres sebut saja pada Pilpres ahun 2034, maka wajar kalau sang wapres yang saat itu telah menjadi presiden akan berusaha untuk mengikuti sukses politik yang telah ditorehkan para pendahulunya.
Singkatnya, Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2024 berpotensi berkuasa selama 20 tahun. Masing-masing 10 tahun untuk Presiden terpilih, dan 10 tahun lagi untuk Wapres yang menjadi presiden berikutnya.
Analisa ringan nan menggelitik seperti ini, sempat juga didengar tim IstanaGaruda.com dari pernyataan pengamat politik Effendy Gazali, pada sebuah acara parodi di stasiun televisi nasional.
“Pemilu ini (Pilpres 2024, red) bukan buat lima tahun, Pak. Pemilu yang akan datang ini untuk 20 tahun,” celetuknya.
Kok Gitu? tanya lawan bicaranya. “Yang 10 tahun buat calon presidennya. Yang 10 tahun lagi untuk calon wakil presidennya,” jawab Effendi Gazali sambil tertawa penuh arti.
Diketahui, saat ini ada tiga pasang calon presiden dan calon wakil presiden yang resmi ditetapkan KPU RI. Masing-masing pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di nomor urut 1. Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pemegang nomor urut 2, dan pasangan Gandjar Pranowo-Mahfud MD pemilik nomor 3.
Pasangan mana yang berpotensi berkuasa selama 20 tahun? Kita tunggu saja hasil perhitungan suara pada 14 Februari 2024.(***)













































Discussion about this post