Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menyoroti pentingnya percepatan pelaksanaan program penghapusan piutang bagi UMKM yang selama ini tertahan.
Data sementara menunjukkan sekitar 67 ribu UMKM sudah tercatat dalam program ini, namun potensi penerimanya bisa mencapai sejuta unit usaha.
“Kalau sementara kan masih di angka 67 ribu UMKM. Berdasarkan data dari Bank Himbara kita ada kurang lebih 1 juta usaha mikro kecil menengah yang memang bisa dihapus tagihkan dan dihapus bukukan. Nah itu yang kita akan tindak lanjuti,” ujar Maman.
Dengan arah kebijakan yang tegas dan berorientasi pada solusi konkret, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya untuk membawa UMKM Indonesia memasuki era baru—lebih kuat, lebih digital, dan sepenuhnya berdiri di atas kaki sendiri melalui produk karya anak bangsa.(*)















































Discussion about this post