Sesampainya di Stasiun Tanah Abang Baru, Presiden Prabowo disambut antusias para penumpang yang tengah menunggu jadwal keberangkatan.
Kepala Negara kemudian meninjau fasilitas baru stasiun, mulai dari area penumpang hingga jalur integrasi antarmoda dan akses pejalan kaki.
Tak lama setelah itu, Presiden Prabowo secara resmi meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru — sebuah ikon baru transportasi publik Jakarta yang menjadi simbol modernisasi dan efisiensi mobilitas perkotaan.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa pembangunan Stasiun Tanah Abang Baru merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh warga negara.
“Kereta api dan semua transportasi massal, mass transit system itu adalah bagian dari kehidupan masyarakat modern yang sangat-sangat strategis dan sangat vital. Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan kepada saya mengangkut penumpang 1 tahun 486 juta,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menambahkan, transportasi publik bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi urat nadi produktivitas dan pemerataan ekonomi nasional.
“Udara, laut, dan darat bagi kita semua sangat menentukan. Semua TNI sekarang kita bangun untuk menjadi lebih efektif, tidak hanya menjaga wilayah tapi juga mengamankan dan mendukung pembangunan nasional,” tegasnya dalam kesempatan terpisah.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa Stasiun Tanah Abang Baru merupakan salah satu simpul transportasi tersibuk di kawasan Jabodetabek.
















































Discussion about this post