Presiden juga menyoroti bahwa sinergi antara potensi digital ASEAN dan kemampuan teknologi tinggi Korea Selatan akan menjadi katalisator penting bagi transformasi ekonomi kawasan.
Menurutnya, integrasi ini tidak hanya mempercepat pertumbuhan, tetapi juga membangun masa depan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Bersama Korea Selatan, lanjut Presiden, ASEAN dapat memanfaatkan kekuatan masing-masing untuk mempercepat pengembangan infrastruktur digital, talenta teknologi, dan tata kelola kecerdasan buatan.
“Kami bercita-cita agar ASEAN berkembang pesat sebagai mesin vital pertumbuhan global,” ujarnya penuh keyakinan.
Namun, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari stabilitas dan perdamaian regional.
Ia menyampaikan dukungan Indonesia terhadap peran Korea Selatan dalam menjaga stabilitas dan mendorong diplomasi perdamaian di kawasan.
“Indonesia mendukung upaya Korea Selatan untuk menjadi mitra bagi perdamaian dan keamanan, meredakan ketegangan, mendorong dialog, dan membangun keterlibatan yang konstruktif karena kemitraan kawasan–Korea Selatan harus menjadi kekuatan untuk kebaikan yang membawa perdamaian dan kesejahteraan bagi semua,” tandas Presiden Prabowo.
Presiden menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa kolaborasi digital ASEAN–Korea bukan hanya memperkuat ekonomi, tetapi juga memperkokoh posisi Asia sebagai pusat inovasi dan kemakmuran global di masa depan.(*)














































Discussion about this post