“Kami mendukung kelanjutan keterlibatan AS dengan ASEAN. Keterlibatan ini sangat positif bagi ASEAN dan Amerika Serikat,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media setelah menghadiri KTT ASEAN–AS.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Washington yang berhasil menengahi ketegangan antara Thailand dan Kamboja, dua negara anggota ASEAN yang sempat berselisih dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami sangat senang bahwa AS telah memediasi konflik antara Thailand dan Kamboja. Jadi, hasil KTT ini sangat positif,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam sesi pleno utama KTT tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pandangan strategisnya mengenai pentingnya kemitraan ASEAN–Amerika Serikat dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang damai, terbuka, dan sejahtera.
“Amerika Serikat telah lama, dan harus terus menjadi mitra pertumbuhan dan mitra perdamaian di Indo-Pasifik. Sebagai mitra pertumbuhan, keterlibatan Amerika telah membantu membangun ASEAN yang lebih kuat dan lebih terhubung,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan Amerika Serikat selama ini telah memperkuat integrasi ekonomi dan daya saing ASEAN.
“Dengan kemitraan AS yang kuat, ASEAN telah menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 625.000 pekerja Amerika melalui ekspor tahunan senilai USD122 miliar,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan ekonomi ASEAN merupakan bukti bahwa pertumbuhan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kerja sama dan keterbukaan antarnegara.














































Discussion about this post