Sementara tingkat pengangguran terbuka juga menurun menjadi 4,76 persen, terendah sejak krisis 1998.
“Sekali lagi kita tidak boleh puas karena 4,76 persen dari 287 juta orang itu angka yang cukup besar dan bagi mereka yang perlu pekerjaan segera ini sesuatu yang harus kita pikirkan dengan seksama. Kita paham bahwa tingkat pengangguran ini sangat meresahkan bagi mereka yang sangat butuh pekerjaan, kita paham karena itu kita bekerja keras,” ujarnya.
Dengan nada tegas namun penuh keyakinan, Prabowo menutup arahannya dengan pesan persatuan dan tanggung jawab bersama.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ekonomi, stabilitas politik, dan soliditas kabinet merupakan hasil kerja kolektif seluruh bangsa, bukan satu individu.
Satu tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran pun menandai awal baru bagi arah pembangunan Indonesia yang lebih stabil, inklusif, dan berdaulat.(*)



















































Discussion about this post