“Bapak Presiden, hari ini ada 200 yang menerima di sini, dan 25.800 di seluruh Indonesia. Mohon waktunya nanti Bapak berkenan berbicara dengan yang ada di Aceh, di Papua, di Maluku Utara, dan NTT. Hari ini ada 100 titik yang bersama Bapak, walaupun berjauhan, tapi bahagia karena dapat rumah subsidi dari pemerintahan Presiden Prabowo,” ungkap Maruarar.
Samsul Bahri, seorang pengemudi ojek online, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya setelah menerima kunci rumah. “Sangat luar biasa, saya sangat senang sekali karena selama ini saya sangat menantikan sebuah rumah, ternyata sekarang sangat-sangat bersyukur mempunyai rumah,” ujarnya penuh haru.
Ia mengaku lebih dari satu dekade hidup berpindah-pindah kontrakan, namun kini merasa tenang karena akhirnya memiliki rumah sendiri. “Kalau sudah punya rumah kita kerja pun jadi tenang. Jadi berfokus mencari uang dan buat keluarga dan rumah,” katanya mengenang masa sulit sejak 2012.
Cerita bahagia juga datang dari Rohman, seorang petani asal Indramayu yang selama 15 tahun tinggal di rumah kontrakan. “Buat keluarga sama supaya anak tentram jangan pindah-pindah lagi. Kayak di situ aja tentram, tenang sama istri dan anak bisa ngumpul semua,” ucapnya.
Julianus Silalahi, pedagang kopi keliling, menyampaikan syukurnya karena akhirnya bisa menetap setelah bertahun-tahun tinggal di rumah sewa. “Harapan ke depan ya bisa mengajak teman-teman juga untuk ambil perumahan karena suasana enak, pelayanannya enak, marketingnya baik-baik dan pelayanannya juga bagus,” tuturnya.











































Discussion about this post