Ia menegaskan bahwa penghentian perang harus menjadi prioritas utama dunia.
“Kita harus mengatasi kebencian, ketakutan. Kita harus mengatasi kecurigaan. Kita harus mencapai perdamaian yang dibutuhkan umat manusia. Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kita bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian,” kata Presiden.
Kehadiran Prabowo di forum ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai suara moral dunia, sekaligus membuktikan komitmennya untuk tidak tinggal diam menghadapi tragedi kemanusiaan yang terus terjadi di Palestina.
Turut mendampingi Presiden dalam konferensi ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri HAM Natalius Pigai, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Umar Hadi.(*)












































Discussion about this post