Selain persoalan geopolitik, penguatan kerja sama bilateral turut menjadi fokus pembicaraan.
Pertemuan ini dipandang akan semakin memperkokoh hubungan kedua negara yang selama ini sudah terjalin erat.
Langkah cepat Presiden ke Doha juga menunjukkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global.
Hal ini sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan komitmen bangsa dalam menjaga perdamaian dunia serta menjunjung tinggi keadilan sosial.
Sebelum mendarat di Doha, Presiden Prabowo berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.30 WIB.
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Seskab Teddy Indra Wijaya turut serta dalam rombongan terbatas tersebut.(*)













































Discussion about this post