Juanita Hamidah, siswi yang menari di hadapan Prabowo, tak kalah bahagia. “Senang, deg-degan. Bisa mewujudkan keinginan aku yang dulu. Aku dulu punya keinginan buat foto bareng presiden. Terus akhirnya kesampaian sekarang,” ucapnya.
Juanita dan teman-temannya juga menyampaikan pesan yang mereka terima langsung dari Presiden. “Disuruh rajin-rajin belajar, terus hormati guru, sayangi orang tua. Jangan malas-malas beribadah,” ujarnya.
Selain kagum dengan suasana sekolah, para siswa merasa betah karena fasilitas yang memadai.
“Enak, adem, kamarnya ada AC. Kita ketemu teman baru, fasilitasnya juga bagus, makanannya juga enak-enak,” kata salah seorang siswa yang sudah menempuh pendidikan lebih dari dua bulan.
Di akhir kunjungan, siswa-siswi secara kompak menyampaikan doa dan harapan untuk Presiden Prabowo.
“Terima kasih Pak sudah membangun Sekolah Rakyat buat kita, semoga Bapak Prabowo sehat terus, dilancarkan rezekinya, panjang umur. Semoga bisa berkunjung ke sekolah rakyat lagi,” ucap mereka serentak.
Turut hadir mendampingi Presiden dalam peninjauan ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. M. Nuh.
Kunjungan bersejarah ini menegaskan tekad pemerintah menghadirkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan merata sebagai investasi terbaik untuk generasi muda Indonesia.(*)














































Discussion about this post