Presiden menyampaikan bahwa sikap tenang bukan berarti pasif, melainkan bentuk kedewasaan politik dan strategi pemerintah dalam membaca arah angin global.
Ia mengajak seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk terus mengutamakan koordinasi, kerja sama lintas sektor, dan kepemimpinan yang adaptif dalam menjawab tantangan zaman.
Dengan pendekatan realistis dan kebijakan luar negeri yang aktif, Indonesia diyakini mampu menjaga kepentingan nasional tanpa terperangkap dalam konflik global.
Presiden Prabowo menutup arahannya dengan keyakinan bahwa Indonesia akan terus menjadi kekuatan stabil di tengah ketidakpastian global, selama pemerintah tetap solid dan rakyat mendukung arah perjuangan bangsa.(8)













































Discussion about this post