“Ini tujuannya adalah kepada para pekerja di industri padat karya yang mendapatkan tekanan akibat berbagai situasi global dan persaingan ekspor bisa tetap mendapatkan jaminan,” tutur Menkeu.
Jika dihitung secara keseluruhan, total nilai paket stimulus ini mencapai Rp24,44 triliun, terdiri dari Rp23,59 triliun bersumber dari APBN dan Rp0,85 triliun dari non-APBN.
Stimulus ini juga diperkuat dengan pencairan gaji ke-13 yang mencapai Rp49,3 triliun bagi ASN, TNI, Polri, serta para pensiunan, yang dimulai bulan Juni ini.
“Dengan adanya stimulus ini dan berbagai langkah percepatan program pemerintah seperti dalam hal ini makan bergizi gratis, perumahan, koperasi merah putih, sekolah rakyat, dan rekonstruksi atau perbaikan sekolah-sekolah yang tadi anggarannya sebesar Rp16 triliun, kita harapkan pada kuartal kedua maka pertumbuhan ekonomi tetap bisa dijaga mendekati 5 persen dari yang tadinya diperkirakan akan melemah akibat kondisi global,” pungkas Sri Mulyani.(*)












































Discussion about this post