Pada sektor fotografi, Xiaomi kembali membawa kolaborasi dengan Leica melalui sistem kamera yang menjadi salah satu daya tarik utama seri terbaru ini.
Kedua smartphone akan menggunakan dua sensor beresolusi 200MP.
Salah satunya berfungsi sebagai kamera utama dengan sensor berukuran besar, sedangkan sensor 200MP lainnya digunakan sebagai kamera telefoto periskop dengan ukuran sensor yang juga besar.
Xiaomi menyebut konfigurasi tersebut sebagai sistem kamera Leica paling canggih yang pernah mereka gunakan pada seri flagship bernomor.
Sebelumnya, foto dunia nyata yang dibagikan tipster Digital Chat Station mengindikasikan bahwa sistem kamera tersebut kemungkinan menawarkan rentang focal length 17mm hingga 75mm.
Informasi yang sama juga mengarah pada penggunaan kemampuan zoom periskop 3,2x.
Namun, Xiaomi belum mengonfirmasi secara resmi kedua detail tersebut.
Peningkatan berikutnya hadir pada bagian layar yang kini menggunakan panel Super Pixel generasi baru dengan sistem pemancar cahaya M11.
Panel tersebut juga mengandalkan material pemancar cahaya hijau generasi baru.
Menurut Xiaomi, teknologi ini memungkinkan layar menghasilkan tingkat kecerahan lebih tinggi dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Bezel layar juga dibuat semakin tipis melalui proses pengemasan panel baru, dengan ketebalan yang diklaim hanya 0,99mm.
Sektor baterai menjadi pembeda paling mencolok antara Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max.
Keduanya akan mengadopsi teknologi baterai GSR VIII milik Xiaomi dengan kandungan silikon mencapai 32 persen.

















































Discussion about this post