Sementara itu, Redmi K100 Pro Max memiliki panel AMOLED berukuran lebih besar, yakni 6,9 inci.
Resolusinya mencapai 2.608 x 1.200 piksel dengan refresh rate 185Hz yang sama seperti model Pro.
Perbedaan yang lebih mencolok muncul pada sistem kamera belakang.
Kedua model sama-sama membawa kamera utama 200 MP yang menggunakan sensor berukuran 1/1,56 inci.
Namun, konfigurasi kamera telefoto pada versi Pro Max jauh lebih agresif.
Redmi K100 Pro Max mendapatkan kamera periskop telefoto 50 MP berbasis sensor ISOCELL JN5 yang mendukung optical zoom hingga 5x.
Sebagai pembanding, Redmi K100 Pro hanya memiliki kamera telefoto dengan kemampuan optical zoom 2,5x.
Model Pro Max juga unggul pada kamera ultrawide karena menggunakan sensor 50 MP OV50M.
Pada Redmi K100 Pro, kamera ultrawide yang tersedia memiliki resolusi 8 MP.
Kedua smartphone tersebut turut dilengkapi subwoofer belakang yang telah disetel oleh Bose untuk meningkatkan pengalaman audio.
Sektor baterai juga menjadi pembeda penting antara keduanya.
Redmi K100 Pro dibekali baterai silikon-karbon (Si-C) berkapasitas 8.580 mAh.
Kapasitas tersebut masih sedikit lebih kecil dibandingkan Redmi K100 Pro Max yang membawa baterai Si-C sebesar 9.070 mAh.
Meski memiliki kapasitas berbeda, keduanya menawarkan teknologi pengisian yang sama.
Redmi K100 Pro dan K100 Pro Max mendukung pengisian cepat kabel 100W, pengisian nirkabel 50W, serta reverse wired charging 27W.
Untuk perlindungan terhadap lingkungan, kedua smartphone juga memiliki sertifikasi IP66, IP68, dan IP69.
















































Discussion about this post