Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai dampak sebenarnya dari perubahan tersebut terhadap pengalaman penggunaan sehari-hari.
Meski begitu, muncul dugaan bahwa Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra kemungkinan tidak lagi dapat dibuka dan diposisikan secara stabil di sembarang sudut seperti pendahulunya.
Apabila informasi ini terbukti benar, pengguna mungkin hanya dapat menggunakan perangkat pada beberapa sudut bukaan tertentu yang telah dioptimalkan oleh mekanisme engsel baru.
Keputusan Samsung tersebut diperkirakan akan memicu perdebatan di kalangan penggemar ponsel lipat.
Di satu sisi, layar yang hampir bebas lipatan tentu menjadi peningkatan yang sangat diharapkan.
Di sisi lain, berkurangnya fleksibilitas dalam mengatur sudut bukaan perangkat bisa menjadi kekurangan bagi pengguna yang sering memanfaatkan fitur mode lipat di berbagai posisi.
Sementara itu, Galaxy Z Fold7 saat ini masih tersedia dalam beberapa pilihan konfigurasi memori.
Varian 256GB dengan RAM 12GB dipasarkan sekitar 949,99 dolar AS di Amazon Amerika Serikat dan 1.349 euro di Amazon Jerman.
Adapun model 512GB dengan RAM 12GB dibanderol sekitar 1.209,35 dolar AS di Amazon Amerika Serikat serta 1.420,99 euro di Amazon Jerman.(*)
















































Discussion about this post