Pembocor teknologi asal China, Digital Chat Station, mengaku sempat melihat prototipe rekayasa perangkat tersebut.
Menurutnya, ponsel itu memiliki bodi yang sangat tipis dan ringan meskipun membawa dimensi layar yang lebih besar.
Namun hingga saat ini, desain final perangkat masih belum diketahui secara pasti.
Termasuk bentuk modul kamera belakang yang masih menjadi misteri.
Pada sektor fotografi, Huawei dilaporkan tengah menguji kamera utama 50 megapiksel dengan sensor besar berukuran 1/1,3 inci.
Kamera tersebut akan dipadukan dengan lensa telefoto periskop 50 megapiksel.
Huawei juga disebut menambahkan sensor multispektral untuk meningkatkan kemampuan pencitraan.
Apabila spesifikasi tersebut benar-benar digunakan pada versi final, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu smartphone fotografi terbaik di kelas flagship.
Untuk urusan performa, sumber kebocoran menyebut Huawei akan membekalinya dengan chipset Kirin 9000 series generasi terbaru.
Chip tersebut diperkirakan menjadi otak utama yang menopang berbagai fitur premium dan kemampuan kecerdasan buatan pada perangkat.
Tak hanya itu, Huawei juga disebut menanamkan baterai berkapasitas besar 7.000mAh.
Kapasitas tersebut jauh di atas rata-rata baterai smartphone flagship saat ini dan berpotensi menghadirkan daya tahan penggunaan yang sangat panjang.
Meski demikian, seluruh spesifikasi yang beredar saat ini masih bersifat bocoran karena perangkat masih berada dalam tahap pengembangan.
Huawei masih memiliki kemungkinan untuk mengubah sebagian spesifikasi sebelum produk resmi diperkenalkan ke pasar.

















































Discussion about this post