ISTANAGARUDA.COM – Sebuah eksperimen teknologi yang tidak biasa berhasil menunjukkan bagaimana inovasi baterai generasi baru dapat secara dramatis meningkatkan daya tahan salah satu smartphone lipat paling ambisius di dunia.
Samsung memperkenalkan ponsel lipat tiga bernama Samsung Galaxy Z TriFold pada Desember lalu.
Perangkat futuristik tersebut dibekali baterai berkapasitas 5.600 mAh.
Angka tersebut ternyata masih lebih kecil dibandingkan banyak smartphone non-lipat modern.
Bahkan beberapa ponsel lipat lain di pasaran sudah menggunakan baterai dengan kapasitas mendekati 6.000 mAh.
Salah satu penyebabnya adalah teknologi baterai baru yang belum diadopsi oleh Samsung.
Teknologi tersebut dikenal sebagai baterai silikon-karbon atau Si/C.
Teknologi ini memungkinkan kapasitas energi yang lebih tinggi tanpa harus memperbesar ukuran baterai secara signifikan.
Hingga tahun 2026, Samsung diketahui masih belum menggunakan teknologi baterai Si/C pada perangkat komersialnya.
Sementara itu, produsen lain mulai mengadopsinya secara agresif.
Honor baru saja merilis ponsel lipat Honor Magic V6 yang sudah menggunakan baterai Si/C berkapasitas 6.600 mAh.
Teknologi inilah yang kemudian menjadi dasar eksperimen menarik yang dilakukan oleh kreator teknologi di YouTube.
Channel teknologi Strange Parts mencoba memodifikasi baterai pada Galaxy Z TriFold.
Mereka mengganti baterai bawaan perangkat dengan baterai Si/C milik Honor.
Eksperimen tersebut menghasilkan peningkatan kapasitas yang sangat signifikan.
Setelah modifikasi dilakukan, kapasitas total baterai Galaxy Z TriFold melonjak sekitar 71 persen.















































Discussion about this post