Lensa tersebut juga dilengkapi kelompok elemen optik asferis yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gambar.
Xiaomi mengklaim sistem ini mampu menghasilkan resolusi penuh hingga 100 megapiksel.
Perangkat ini juga menawarkan panjang fokus setara 35mm.
Lensa tersebut dilengkapi bukaan aperture f/1.4.
Bukaan aperture besar tersebut memungkinkan performa fotografi yang sangat optimal dalam kondisi minim cahaya.
Sudut pandang 35mm juga menghadirkan perspektif visual yang mendekati cara kerja mata manusia.
Karakteristik ini dinilai sangat cocok untuk fotografi potret maupun street photography dengan efek bokeh latar belakang yang lebih alami.
Salah satu fitur paling menonjol dari sistem ini adalah penggunaan transmisi data berbasis laser berkecepatan tinggi.
Xiaomi mengklaim teknologi tersebut mampu mentransfer data RAW tanpa kehilangan kualitas dengan kecepatan hingga 10Gbps.
Sistem optik modular ini juga dapat terintegrasi dengan teknologi fotografi komputasional AISP milik Xiaomi.
Teknologi tersebut didukung model kecerdasan buatan berkapasitas besar yang berjalan langsung di dalam perangkat.
Perusahaan menyebut teknologi ini memungkinkan pengambilan gambar UltraRAW.
Sistem tersebut juga diklaim mampu menghasilkan rentang dinamis hingga 16 stop.
Penggunaan perangkat ini dirancang tanpa memerlukan kabel tambahan maupun proses pairing yang rumit.
Lensa tersebut juga tidak membutuhkan baterai terpisah.
Pengguna cukup menempelkan modul lensa secara magnetik ke smartphone.
Desainnya diklaim tetap ringkas sehingga mudah dibawa tanpa mengurangi mobilitas pengguna.
















































Discussion about this post