ISTANAGARUDA.COM – Samsung semakin memperlebar dominasinya di pasar memori DRAM global setelah berhasil memanfaatkan lonjakan harga pada kuartal II 2026 sekaligus memperkuat posisinya di tengah persaingan ketat dengan SK Hynix dan Micron.
Berdasarkan laporan Counterpoint untuk periode April hingga Juni 2026, Samsung menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dari kenaikan harga DRAM sepanjang kuartal tersebut.
Kinerja itu membuat raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut kembali memperlebar jarak dengan SK Hynix yang menjadi pesaing terdekatnya di industri memori.
Samsung menguasai 39 persen penjualan DRAM dunia pada kuartal II 2026.
Dengan pencapaian tersebut, Samsung berhasil mempertahankan posisi teratas untuk tiga kuartal berturut-turut.
Di belakangnya, SK Hynix mencatat pangsa penjualan sebesar 26 persen.
Sementara itu, Micron berada sangat dekat dengan SK Hynix setelah menguasai 25 persen pasar DRAM global.
CMXT menyumbang sekitar 7 persen penjualan, sedangkan sisa pangsa pasar terbagi di antara sejumlah produsen lain dengan skala yang lebih kecil.
Menurut analis Counterpoint, peningkatan kinerja Samsung tidak semata-mata disebabkan oleh kenaikan harga DRAM.
Perusahaan tersebut juga berhasil memperluas kiprahnya di segmen HBM atau high-bandwidth memory, jenis memori yang semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan komputasi berperforma tinggi dan kecerdasan buatan.
Bahkan ketika harga HBM mengalami penurunan, Samsung tetap mampu mempertahankan posisinya di pasar khusus tersebut.











































Discussion about this post