ISTANAGARUDA.COM – Dalam panggung ekonomi global yang dihadiri para pemimpin dunia, pendiri Binance Changpeng Zhao melontarkan pernyataan tajam yang menegaskan jurang kapasitas antara sistem perbankan tradisional dan bursa aset kripto modern.
Changpeng Zhao menyampaikan pandangannya tersebut dalam World Economic Conference yang baru saja berakhir di Davos, Swiss.
Menurut Zhao, bank konvensional tidak memiliki kemampuan teknis maupun operasional untuk menangani volume transaksi sebesar yang dapat diproses oleh bursa kripto.
Ia mencontohkan peristiwa pada Desember 2023 ketika Binance berhasil memproses penarikan dana sebesar 7 miliar dolar AS hanya dalam satu hari tanpa gangguan.
Dalam kurun waktu satu pekan pada periode yang sama, total penarikan bahkan mencapai 14 miliar dolar AS dan tetap berjalan normal.
Zhao menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada bank tradisional yang mampu menangani arus dana sebesar itu dalam waktu sesingkat tersebut.
Pernyataan tersebut mencerminkan seberapa jauh industri kripto telah berkembang dan melakukan penskalaan, khususnya di sektor keuangan global.
Ia menyoroti dominasi bursa kripto seperti Binance dan Coinbase yang terus menguat seiring ekspansi mereka ke lingkungan yang semakin teregulasi.
Zhao juga melihat peran bursa kripto kian strategis sebagai jembatan antara sistem keuangan tradisional dan ekosistem aset digital.
Di sisi lain, Zhao mengakui meningkatnya posisi stablecoin dalam industri aset digital global.
Menurutnya, stablecoin secara perlahan namun pasti menjadi penghubung finansial antara sistem fiat dan jaringan blockchain.

















































Discussion about this post