ISTANAGARUDA.COM – Pergerakan teknikal XRP kembali mencuri perhatian pasar setelah aset kripto ini menunjukkan sinyal awal pembalikan arah yang berpotensi membuka peluang kenaikan harga.
XRP mengindikasikan potensi pembalikan ke atas setelah berhasil menembus area resistensi pada kerangka waktu rendah.
Seorang analis mengamati pergerakan harga XRP dan mengidentifikasi breakout tersebut pada hari Jumat ketika candle empat jam menembus garis tren menurun.
Situasi ini memunculkan dua kemungkinan skenario yang patut dicermati pelaku pasar.
Menurut analis tersebut, kondisi terbaru bisa menjadi awal pembalikan naik yang mendorong XRP menguji level resistensi lebih tinggi.
Namun di sisi lain, pergerakan ini juga berpotensi menjadi fakeout yang menarik minat beli sebelum harga kembali melanjutkan penurunan.
Dalam analisisnya, sang analis menyoroti pola falling wedge pada grafik XRP dengan area support kuat di sekitar level 1,80 dolar AS.
Berdasarkan pola historis XRP, analis sebelumnya memperkirakan akan terjadi pengujian ulang pada area dasar tersebut.
Akan tetapi, perilaku harga terbaru memunculkan perspektif baru yang mengisyaratkan bahwa tren turun kemungkinan telah berakhir.
Secara umum, pembalikan harga dari pola falling wedge sering kali menjadi pemicu reli signifikan.
Dalam kondisi ideal, pola ini membuka peluang harga untuk menguji kembali bagian atas wedge.
Pada kasus XRP saat ini, skenario tersebut berpotensi membawa harga kembali ke level 2,40 dolar AS.
Level tersebut merupakan puncak rebound XRP pada awal tahun 2026.
















































Discussion about this post