ISTANAGARUDA.COM – Menjelang Februari 2026, Ripple Labs kembali menyiapkan langkah terukur yang berpotensi menarik perhatian pelaku pasar kripto global.
Ripple Labs dijadwalkan membuka kunci (unlock) 1 miliar XRP dari dana cadangannya pada 1 Februari 2026 sebagai bagian dari rilis bulanan kedua tahun tersebut.
Langkah ini merupakan kelanjutan dari skema escrow jangka panjang yang diperkenalkan sejak 2017 guna menciptakan keteraturan dan transparansi dalam suplai XRP yang beredar.
Sejak beberapa tahun lalu, Ripple telah mengunci sekitar 55 miliar XRP ke dalam sistem escrow yang dibagi ke dalam lebih dari 50 kontrak bulanan, masing-masing bernilai 1 miliar XRP.
Setiap kontrak secara otomatis terbuka pada hari pertama setiap bulan, namun Ripple tetap memegang kendali atas jumlah XRP yang benar-benar dilepas ke pasar.
Dalam praktiknya, sebagian besar XRP yang terbuka justru dimasukkan kembali ke escrow untuk mencegah lonjakan suplai yang dapat menekan harga.
Pendekatan ini berbeda dengan Bitcoin yang memiliki jadwal distribusi koin berbasis algoritma tetap tanpa fleksibilitas pengelolaan.
Model Ripple memungkinkan penyesuaian dinamis agar kebutuhan bisnis terpenuhi tanpa mengganggu keseimbangan pasar.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ripple secara konsisten mengunci kembali sekitar 60 hingga 80 persen dari setiap XRP yang dilepas dari escrow.
Artinya, hanya sebagian kecil dari angka resmi unlock yang benar-benar masuk ke pasar terbuka.
Sebagai contoh, pada Januari lalu, sekitar 700 juta XRP dari total 1 miliar yang terbuka kembali dikunci, sehingga suplai riil yang beredar jauh lebih kecil.

















































Discussion about this post