ISTANAGARUDA.COM – Harga Bitcoin kini berada di titik genting setelah menembus garis tren kenaikan yang menopang seluruh reli tahun 2025.
Nilai perdagangan BTC hari ini berada di kisaran $104.480, turun dari level tren naik yang telah bertahan hampir setahun.
Pelemahan ini menyoroti area psikologis penting di sekitar $100.000, yang kini menjadi fokus utama para investor dan analis pasar.
Momentum Bitcoin terus melemah seiring berkurangnya posisi leverage, sementara pembeli besar belum kembali melakukan akumulasi signifikan.
EMA Berbalik Jadi Tahanan, Bukan Dukungan
Upaya Bitcoin untuk menembus kembali EMA 20 hari dan 50 hari di sekitar $112.000 gagal dua kali berturut-turut.
Kedua indikator ini kini menandakan bahwa kekuatan jangka pendek masih berada di tangan para penjual.
Bahkan EMA 100 hari di kisaran $110.250, yang sebelumnya berfungsi sebagai penopang, kini berubah menjadi batas atas pergerakan harga.
Garis tren naik sejak April — yang sebelumnya menahan setiap penurunan besar sepanjang tahun ini — kini telah ditembus.
Tekanan jual meningkat tajam begitu harga menembus di bawahnya.
Sementara itu, EMA 200 hari di sekitar $108.355 menjadi penghalang teknikal terakhir sebelum Bitcoin berpotensi menguji area $102.000 hingga $100.000.
Kawasan antara $108.000 hingga $110.000 menjadi titik penentu apakah penurunan ini sekadar koreksi atau awal dari perubahan tren besar.
Jika harga menutup di bawah $100.000, maka zona permintaan kuat berikutnya berada di sekitar $96.500.
Sebaliknya, jika Bitcoin kembali menembus $112.000, penurunan ini bisa berubah menjadi jebakan beruang dan membuka peluang rebound menuju $116.000 hingga $124.000.














































Discussion about this post