ISTANAGARUDA.COM – September kembali menjadi bulan penuh tanda tanya bagi pasar kripto, dengan para pelaku pasar terbelah antara keyakinan akan reli besar dan ketakutan akan pola suram yang berulang.
Ekspektasi terhadap “altcoin season” dan potensi lonjakan harga Bitcoin semakin menguat, namun sejarah justru memberi sinyal berbeda.
Pemangkasan Suku Bunga The Fed Jadi Sorotan
Rencana kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada September ini menjadi isu panas di komunitas kripto.
Jika benar terjadi, ini akan menjadi pemangkasan pertama sejak Desember 2024, dan analis menilai langkah tersebut bisa memicu reli terbesar sepanjang sejarah kripto.
Situasi ini kian diperkuat dengan tekanan politik, di mana Donald Trump selama beberapa bulan terakhir terus mendesak Ketua Fed Jerome Powell agar segera melonggarkan kebijakan moneter.
Secara historis, pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat hampir selalu beriringan dengan lonjakan besar aset kripto, menciptakan keyakinan bahwa penurunan bunga memberi angin segar bagi aset berisiko tinggi seperti mata uang digital.
Fenomena ‘Red September’ yang Tak Kunjung Hilang
Meski optimisme cukup kuat, catatan historis memperlihatkan September seringkali menjadi bulan berdarah bagi kripto.
Selama lebih dari satu dekade, pola penurunan harga pada bulan kesembilan ini berulang, hingga dikenal luas dengan istilah “Red September.”
Data CoinGlass menunjukkan bahwa sejak 2013, Bitcoin telah delapan kali ditutup di zona merah dari total dua belas kali September yang tercatat.
Beberapa faktor kerap memicu tren bearish ini, antara lain penutupan tahun fiskal oleh banyak reksa dana yang memicu aksi jual besar untuk keperluan pengurangan pajak dan penyeimbangan portofolio.
Selain itu, berakhirnya musim liburan musim panas membuat banyak trader kembali aktif, mengevaluasi ulang posisi setelah berbulan-bulan pasar sepi.
Di sisi lain, penerbitan obligasi melonjak setelah Hari Buruh di AS, menarik aliran dana dari saham maupun aset berisiko, termasuk kripto, menuju instrumen pendapatan tetap.














































Discussion about this post