Langkah ini muncul di tengah tantangan finansial besar yang dihadapi OpenAI sepanjang 2026.
Walaupun mencatat pendapatan mencapai US$20 miliar, perusahaan diproyeksikan mengalami kerugian tahunan hingga US$14 miliar akibat lonjakan biaya komputasi.
Kondisi tersebut mendorong upaya pencarian pendanaan baru yang dikabarkan bisa mencapai US$100 miliar.
Di sisi lain, persaingan industri AI semakin memanas.
Model Gemini 3 milik Google disebut telah menguasai lebih dari 20 persen pangsa pasar berkat integrasi langsung dengan Android.
Sementara itu, Claude 4 dari Anthropic dikabarkan melampaui OpenAI dalam belanja enterprise.
Keputusan OpenAI menghentikan model GPT-4o secara mendadak juga memicu reaksi keras dari sebagian pengguna.
Dalam konteks tersebut, Pro Lite berpotensi menjadi penyeimbang strategis.
Paket ini dapat menawarkan alternatif lebih terjangkau bagi pengguna berat sekaligus memperkuat posisi OpenAI menghadapi para pesaing yang belum memiliki penawaran menengah serupa.
Apakah strategi ini cukup untuk menstabilkan kinerja perusahaan masih menjadi pertanyaan terbuka.(*)

















































Discussion about this post