Apple tidak pernah memasarkan MacBook Air atau lini laptopnya sebagai perangkat keselamatan.
Tidak ada pula indikasi bahwa laptop tersebut dirancang untuk menahan benturan dari proyektil militer.
Peristiwa serupa sebenarnya pernah muncul di masa lalu.
Pada tahun 2017, sebuah MacBook Pro dilaporkan menghentikan peluru saat insiden penembakan di bandara Fort Lauderdale.
Kejadian tersebut juga sempat viral dan menarik perhatian luas di internet.
Meski tergolong ekstrem dan sangat jarang terjadi, kisah-kisah ini menunjukkan ketahanan tak terduga dari perangkat elektronik sehari-hari.
Dalam situasi yang jauh melampaui tujuan desainnya, teknologi konsumen terkadang mampu bertahan di kondisi paling tak terbayangkan.(*)














































Discussion about this post