Presiden Lee menyatakan keinginannya untuk melakukan pertukaran pandangan secara terbuka dengan Presiden Prabowo tidak hanya terkait hubungan bilateral tetapi juga kontribusi kedua negara bagi dunia internasional.
“Saya menantikan pertukaran pendapat yang jujur dengan Presiden Prabowo, tidak hanya tentang memajukan hubungan bilateral kita, tetapi juga tentang berbagai cara untuk berkontribusi bersama kepada masyarakat internasional sebagai negara-negara kekuatan menengah yang bertanggung jawab,” katanya.
Presiden Lee juga menyampaikan penghormatan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dalam memahami isu global serta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit Indonesia dalam misi perdamaian di Lebanon.
“Saya ingin menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada anggota militer Indonesia yang berpartisipasi dalam operasi perdamaian di Lebanon yang telah meninggal dunia akibat ledakan,” ujarnya.
Pertemuan bilateral ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia dan Korea Selatan sekaligus menegaskan peran kedua negara sebagai kekuatan menengah yang berkontribusi pada stabilitas, perdamaian, dan ketahanan energi dunia.(*)

















































Discussion about this post